Selamat Datang di Trio laksono.blogspot.com "Wong Ndeso punya"

Akibat Lebih Mencintai Istri daripada Orang Tua


Dengan tergopoh-gopoh,isteri Al-Qamah maenghadap Rasulullah SAW mengabarkan suaminya sakit keras.Beberapa hari mengalami Naza' tapi tak juga sembuh."Aku sangat kasihan kepadanya ya Rasulallah,"ratap perempuan itu.

Mendengar pengaduan wanita itu Nabi SAW merasa iba dihati.
Beliau lalu mengutus sahabat....

Bilal,Shuhaib dan Ammar untuk menjenguk keadaan Al-Qamah.Keadan Al-Qamah memang sudah dalam keadaan koma.Sahabat Bilal lalu menuntunnya membacakan Tahlil di telinganya,Anehnya seakan-akan mulut Al-Qamah rapat terkunci .
Berulang kali dicoba,mulut itu tidak mau membuka sedikitpun.Tiga sahabat itu lalu bergegas pulang melapor kepada Rasulullah SAW tentang keadaan Al-Qamah."Sudah kau coba menalkin di telinganya?"jawabnya."Biarlah aku sendiri datang kesana",kata Nabi.


Begitu melihat keadaan Al-Qamah tergolek diranjangnya,Nabi bertanya kepada istri Al-Qamah: "Masihkah kedua orang tuanya",tanya Nabi." Masih ya Rasulullah,"tetapi tinggal ibunya yang sudah tua renta ya Rasulullah",jawab istrinya.
Dimana dia sekarang?"
"Dirumahnya,tetapi rumahnya jauh dari sini"
Tanpa banyak bicara,Rasulullah lalu mengajak sahabatnya menemui ibu Al-Qamah mengabarkan anaknya yang sakit parah."Biarlah dia rasakan sendiri",ujar ibu Al-Qamah.
"Tetapi dia sedang dalam keadaan sekarat,apakah ibu tidak kasihan kepada anakmu?"tanya Nabi.
"Dia berbuat dosa kepadaku,"jawabnya singkat.
"Ya,tetapi maafkanlah dia.Sudah sewajarnya ibu memaafkan dosa anaknya"bujuk Nabi.
"Bagaimana aku harus memaafkan dia ya Rasulullah,Al-Qamah selalu menyakiti hatiku sejak dia punya istri,"kata ibu itu.
"Jika kau tidak memaafkannya,, Al-Qamah tidak akan bisa mengucapkan kalimat syahadat,dan dia akan mati kafir,"kata Rasulullah.
"Biarlah di ke neraka dengan dosanya,"jawab ibu itu.merasa bujukannya tidak berhasil meluluhkan hati ibu itu,Rasulullah mencari kiat lain.Kepada sahabat Bilal Nabi berkata:"Hai bilal,kumpulkan kayu bakar sebanyak-banyaknya,"perintah Nabi.
"Untuk apa kayu bakar itu Rasulullah,"tanya bilal keheranan.Akan kugunakan untuk membakar Al-Qamah,daripada dia hidup tersiksa seperti itu,jika di bakar di akan lebih cepat mati,dan itu lebih baik kerena tak lama menanggung sakit,"jawab Rasulullah.
Mendengar perkataan Nabi itu,Ibu Al-Qamah jadi tersentak.
Hatinya luluh membayangkan jadinya jika anak lelakinya dibakar hidup-hidup.
Ia menghadap Rasulullah sambil meratap,"Wahai Rasulullah jangan kau bakar anakku,"ratapnya.

Legalah kini hati Rasulullah karena bisa meluluhkan hati seorang ibu yang menaruh dendam kepada anak lelakinya.
Beliau lalu mendatangi Al-Qamah dan menuntunnya membaca talkin.

Berbeda dari sebelumnya,mulut Al-Qamah lantas bergerak membacakan dzikir,membaca syahadat seperti yang dituntunkan Nabi.Jiwanya tenang karena dosanya telah diampuni ibu kandungnya.Al-Qamah lalu menghembuskan nafasnya yang terakhir dengan fasih mengucap kalimat syahadat.Ia meninggal dalam keadaan khusnul khatimah.Memang ,syurga adalah terletak dibawah telapak kaki lbu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar